POLITIK

Arjuna: Kelulusan K2 Itu Soal Rejeki, Jangan Halangi Rejeki Orang

Masamba, Lagaligopos.com – Terkait kisruh Honorer Kategori Dua (K2) yang beberapa hari ini menghebohkan masyarakat Luwu Utara, Forum Lingkar Masyarakat Luwu Utara (Fakta) menggelar Dialog di Warkop Teras Adira, Kamis (06/02/14) dengan menghadirkan Bupati yang beberapa hari belakangan memang dicari-cari oleh para Demonstran K2.

Pada kesempatan itu Bupati Luwu Utara Arifin Junaidi mengapresiasi para pendemo, namun Arjuna juga menekankan bahwa semua pihak harus senantiasa merujuk peraturan pemerintah terkait honorer K2.

“Jika merujuk peraturan pemerintah terkait honorer K2, maka peserta yang lulus ialah mereka yang benar-benar terlah melalui verifikasi data sesuai dengan regulasi yang ada, dan juga seperti statemen Kementrian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Repormasi Birokrasi (Kemenpan-RB) bahwa para K2 akan diangkat secara bertahap sampai tahun 2015,” janji Arjuna. (Baca juga: Berita Pengangkatan K2 Secara Bertahap Hanya Usulan)

Bupati melanjutkan, “Kelulusan K2 itu soal rejeki, jangan menghalangi rejeki orang lain. Mengenai adanya dugaan SK siluman, kan sampai saat ini belum ada bukti yang ditemukan,” imbuhnya.

Dialog yang bertemakan “Kisru K2” itu hanya di ramaikan satu penelepon dan satu penanya dari LSM Pemerhati Luwu Utara (Pemalu). Senada dengan Bupati, menurutnya kisru K2 yang sedang terjadi memperlihatkan adanya indikasi politik terselubung yang dimainkan pihak internal birokrasi. 

“Dalam regulasi sangat jelas diatur, serta analisis data yang dipunyai LMS Pemalu menunjukkan indikasi politik terselubung dalam aksi demonstrasi para K2 dan ada juga dari Pihak Internal Birokrasi,” beber Ramadhan, Direktur LSM Pemalu.

Namun ia tidak memperlihatkan data-data yang dimaksud, juga tidak mendetailkan siapa pihak internal yang dia duga itu.

 

Reporter: ADM

Editor: MA

2 Comments

2 Comments

  1. Baco Palopo

    07/03/2014 - 06:30 AM at 06:30

    Arjuna pahlawan kesiangan, Kalo yg Lulus K2 benar2 sesuai regulasi yg berlaku tampa markup yg UUD itu baru Rejeki tp yg Siluman alias Bodong Lulus itu namax Biadab!

  2. Gambo

    08/03/2014 - 11:27 AM at 11:27

    Pernyataan yg tdk bertanggungjawab
    Tampak sekali bahwa Arjuna tak konpeten menjadi pejabat publik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Populer

To Top