POLITIK

Arjuna Terbaring Sakit, Indah Temui Pendemo K2

Masamba, Lagaligopos.com – Hari ini massa Honorer Kategori Dua (K2) kembali berbondong-bondong mendatangi kantor Bupati Lutra, mereka kembali melakukan orasi dan menuntut kejelasan dari Bupati lutra terkait banyaknya K2 siluman yang lulus.

Namun pengunjuk rasa harus kembali kecewa karena Bupati Lutra Arifin Junaidi tidak berkantor dengan alasan masih terbaring sakit. Para K2 sempat ditemui wakil bupati Lutra Hj. Indah Putri Indriyani dan menyampaikan salam pak bupati karena tak dapat menemui pengunjuk rasa.

Indah menghimbau agar tenaga honorer K2 menahan diri dan menunggu proses yang sedang berlangsung karena saat ini Sekda Lutra Ir, Mujahiddin Ibrahim dan Kepala BKD F.P. Patuang sedang berada di Jakarta memenuhi undangan Kemenpan.

“Kita minta untuk semuanya menahan diri dan bersabar terkait indikasi honorer yang mengantongi SK siluman atau fiktif, silakan saudara-saudari mengumpulkan bukti-buktinya karena kita tak bisa hanya menuding, kemudian serahkan kepada kami atau penegak hukum untuk kita proses,” ujar Indah.

Ia melanjutkan, “Saat ini belum ada pemberkasan K2 yang telah dinyatakan lulus. Kita masih menunggu hasil dari Jakarta, karena pengumuman k2 bukanlah sesuatu yang berdiri sendiri, nantinya kita juga akan memanggil instansi yang mengeluarkan SK untuk menandatangani fakta integritas sebelum di proses,” ucapnya.

Sementara itu, salah seorang pengunjuk rasa menanggapi pernyataan wakil bupati itu sembari memberikan contoh K2 yang dianggap tidak layak.

“Istri mantan kepala BKD Jumail Mappile misalnya datang selama ini tidak kita tahu dimana keberadaan honorernya, tapi kok bisa tercatat sebagai K2,” kata Honorer itu.

Menanggapi hal itu, wakil bupati hanya mengatakan, “tiap orang kan punya hak melakukan pembelaan, jadi tudingan itu harus di buktikan, bisa saja dia pindahan dari daerah lain, saya hanya bisa menjaminkan bahwa tidak akan ada proses sebelum adanya penanda tanganan fakta integritas dari instansi yang mengeluarkan SK, selebihnya itu bukan kebijakan saya, makanya bantu kami masukkan data-data segera,” tutup Indah.

 

Reporter: RPB

Editor: MA

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

To Top