BREAKING NEWS
You are here: Home » POLITIK » Jika Pemda Lutra Ingkar Janji, KPU Ancam Stop Tahapan Pilkada
Jika Pemda Lutra Ingkar Janji, KPU Ancam Stop Tahapan Pilkada

Jika Pemda Lutra Ingkar Janji, KPU Ancam Stop Tahapan Pilkada

MASAMBA, LAGALIGOPOS.COM – Jika Pemerintah Daerah Luwu Utara ingkar janji menambah anggaran untuk pelaksanaan Pemilihan Umum, Komisi Pemilihan Umum setempat akan menghentikan seluruh tahapan pelaksanaan Pilkda. Hal ini disampaikan oleh Ketua KPU Luwu Utara, Suprianto, Minggu (19/4/15).

Menurut Suprianto, pihaknya mengusulkan penambahan anggaran Pilkada Lutra pada Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Pokok 2015 sebesar Rp 15 miliar lebih, dan diterima serta disepakati pihak Pemda Lutra sekitar Rp 13 miliar. Namun setelah pembahasan di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) anggaran yang disetujui pada APBD Pokok hanya sebesar Rp. 8 M.

“Anggaran Rp 8 M itu jelas tidak cukup. Bila dibandingkan dengan 11 daerah di Sulsel yang laksanakan Pilkada, Lutra yang paling terkecil anggarannya. Makanya kami minta penambahan anggaran pada APBD perubahan,” kata Suprianto.

Menurutnya, kalkulasi pelaksanaan tahapan Pilkada dengan menggunakan anggaran Rp 8 miliar hanya berjalan sampai pada Oktober mendatang dan jika anggaran tersebut tidak segera ditambah, maka otomatis KPU Lutra akan menghentikan tahapan Pilkada.

“Kami dari KPU akan menghentikan penyelenggaran Pilkada. Hal ini perna terjadi disejumlah daerah lain, seperti Lampung yang menghentikan tahapan Pilkada selama Tiga tahun, Kendari selama setahun dan Pare-pare selama sepekan,” ujarnya.

Senada, Anggota KPU Lutra Divisi Hukum dan Hupmas, Abdul Aziz mengatakan bahwa KPU Lutra, masih membutuhkan anggaran sekitar Rp  7 M. Dari anggaran tambahan tersebut, Rp 6 M, akan digunakan untuk tahapan Pilkada dan Rp 1 M, akan digunakan untuk alat peraga calon.

“Dibanding Luwu Timur, jumlah penduduk lebih kecil dengan TPS lebih sedikit, dialokasikan anggaran sebesar Rp. 17,3 M. Sementara Lutra, yang jumlah penduduknya lebih besar, miliki 12 kecamatan, 171 Desa dan TPS yang lebih banyak, hanya dianggarkan Rp 8 M,” kata Abdul Aziz.
 
Ia juga mengungkapkan bila Pemda Lutra telah memberikan angin segar dan berjanji akan merealisasikan penambahan anggaran Pilkada pada APBD-P sekitar 7 miliar. “Kami sudah menghadap dengan wakil bupati dan Kadis DPKD Lutra, mereka berkomitmen untuk menambah anggaran sesuai usulan yang diajukan KPU,” ungkapnya.

 

Reporter: Ai
Editor: Rival Pasau

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Scroll To Top
Optimization WordPress Plugins & Solutions by W3 EDGE
shared on wplocker.com