CITIZEN REPORT

Maraknya Kasus Korupsi, Mahasiswa Lutra Tuntut Bupati dan Kejari Mundur

Makassar, lagaligopos.com – Maraknya kasus korupsi yang terjadi di Luwu Utara (Lutra) membuat Puluhan mahasiswa asal Lutra yang tergabung dalam Barisan Rakyat Menggugat (BARUGA) menggelar aksi siang tadi di Pengadilan Negeri Makassar, Senin (08/07/2013).

Para demonstran menyoroti maraknya fenomena korupsi dan lemahnya penegakan hukum yang terjadi di kampung halaman mereka. Dalam orasinya, Chiwank, sebagai koordinator aksi mendesak agar Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulselbar memecat kepala kejari Masamba yang dianggap tidak mampu menuntaskan kasus korupsi di Luwu Utara.

“Kami meminta kepada Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulselbar agar memecat kepala kejari Masamba karena tidak mampu menuntaskan kasus korupsi yang terjadi begitu masif di Luwu Utara,” tutur koordinator aksi.

Kasus-Kasus korupsi yang dimaksut adalah, Korupsi Pengadaan Alkes di RS Andi Djemma Masamba, Korupsi Dana Infrastruktur Desa (DID), dan Korupsi pembebasan lahan Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPA) Meli yang melibatkan Sekertaris Daerah (Sekda) Mujahidin Ibrahim.

“Kami sangat menyayangkan sikap Bupati Luwu Utara yang malah memberikan penjaminan kepada Kejari Masamba agar Sekda tidak ditahan, kan bisa saja yang bersangkutan menghilangkan barang bukti,” tegas koordinator aksi.

Dalam aksi tersebut, para demostran juga menuntut agar Bupati Luwu Utara mundur dari jabatannya karena dinilai tidak mampu menjalankan tugasnya sebagai kepala daerah.

Tampak puluhan polisi berjaga-jaga mengawal aksi tersebut. Peserta aksi membubarkan aksinya dengan tertip setelah selesai menyampaikan semua tuntutannya. (RT)

1 Comment

1 Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

To Top