POLITIK

Pasca Pilkada, Pendukung Cakka Melarang Pendukung BAIK Memakai Traktor Pembagian Pemda

Belopa, Lagaligopos.com – Traktor pembagian untuk kelompok tani di desa Bakti menuai masalah pasca Pemilihan Bupati dan wakil bupati Luwu. Pasalnya pendukung calon pasangan calon nomor 2, A. Mudzakkar-Amru Saher, melarang pendukung calon nomor 1, Basmin Mattayang-Syukur Bijak (BAIK), menggunakan traktor yang di bagikan oleh Pemda Luwu.

Kejadian ini berawal pada awal bulan Oktober. Saat itu salah seorang yang disinyalir sebagai pendukung paslon nomor 1 bernama Sapoan sedang mentraktor sawahnya, tiba-tiba seorang masyarakat pendukung pasangan paslon nomor 2 datang mencabut panbel traktor sehingga traktor tak bisa berjalan.

Abdi salah satu warga desa Bakti yang merupakan pendukung paslon nomor 1 mengatakan, “Kejadian ini sudah berlangsung satu minggu yang lalu, saat salah seorang warga sedang mentraktor tiba-tiba tali panbel traktor di cabut oleh seorang pendukung Cakka”. Abdi tak mau menyebut siapa pelaku pencabutan panbel traktor.

Abdi melanjutkan, “Setelah kejadian itu beredarlah issu bahwa semua pendukung basmin tak boleh menggunakan traktor yang dibagi, karna traktor ini dibagikan oleh cakka”. Menurut Abdi, salah satu oknum yang berbicara seperti itu kepada banyak warga bernama Kaswadi salah satu tim paslon nomor 2 di desa Bakti, Senin (14/10/2013).

Ketika ditanya tentang tindakan Abdi terkait persoalan itu Abdi mengatakan, “kami pendukung Basmin hanya diam saja, tapi saya akan bertemu A. Mudzakkar dan ingin bertanya apakah betul beliau menyuruh timnya di desa Bakti mengeluarkan suruhan begitu terhadap kami yang mendukung Basmin,” kata Abdi.

Sementara itu, Zainal Abidin selaku tim inti paslon no. 2  yang dihubungi oleh seseorang pendukung cakka lewat telpon mengatakan, “hal itu tidak benar dan juga kelewatan, tapi kami akan menyelesaikan masalah ini, seharusnya Kades Bakti bisa menyelesaikan masalah ini karna saat ini Opu (Cakka) sedang berada di Jakarta,” kata Zainal.

Menurut Abdi, masalah ini juga sudah dia sampaikan kepada Andi Timo Pangerang, anggota DPR RI. A. Timo mengatakan, “Traktor yang dibagikan Pemda Luwu itu berasal dari bantuan Pusat jadi tak ada hubungannya sama pemilihan Bupati di Luwu”. Sampai hari ini menurut Abdi semua yang di sinyalir sebagai pendukung Basmin hanya bisa diam dan berusaha bertemu Bupati untuk menyelesaikan masalah ini agar kami bisa kembali mengolah sawah.

Untuk diketahui, pada beberapa kecamatan di Luwu, kejadian serupa juga terjadi. Misalnya di Kecamantan Bajo, dan Bajo Barat, privatisasi Traktor juga dilakukan oleh Tim Andi Mudzakkar, Traktor pembagian tersebut sudah seperti menjadi milik pribadi atau milik TIm, bukan milik masyarakat. (AC) 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

To Top