POLITIK

Pemda Lutra Bantu Pesantren di Daerah Lain, Pesantren di Daerah Sendiri Terbengkalai

MASAMBA, LAGALIGOPOS.COM – Pemerintah Daerah (Pemda) Luwu Utara awal tahun 2019 mengakomodir bantuan dana hibah sebesar 500 juta untuk Pesantren Modern Datok Sulaiman (PMDS) di Kota Palopo.

Ironisnya, Pesantren As’adiyah yang berada di daerah sendiri di Desa Pengkendekan, Kecamatan Sabbang, kondisinya sangat memprihatinkan.

Kebijakan ini sempat mendatangkan pro dan kontra dari berbagai kalangan. Bahkan, Pengurus Persatuan Mahasiswa Indonesia Luwu Utara (PP-PEMILAR) sempat melayangkan protes keras.

Tidak terima kebijakan itu, PP PEMILAR akhirnya membuat gerakan protes dengan mengumpul 500 juta koin.

“Masih banyak kok pesantren dan sekolah yang membutuhkan bantuan di Luwu Utara. Olehnya itu kami berharap kepada Pemkab Luwu Utara saat ini agar lebih fokus untuk kepentingan rakyat yang ada di daerah sendiri,” ujar ketua PP PEMILAR Solichin waktu itu.

Kondisi Pesantren As’adiyah di Desa Pengkendekan, Kecamatan Sabbang, Kabupaten Luwu Utara sebagai contonya. Bagunan pesantren yang sudah lama berdiri di daerah itu sangat memprihatinkan.

BACA JUGA: Luthfi Laporkan Kasus Korupsi DID Luwu Utara ke KPK

“Sangat memprihatinkan sekolah ini. Pemda bisa berikan bantuan Hibah keluar daerah sampai 500 juta ke pesantren Datok Sulaiman Palopo untuk pembangunan. Masa pondok pesantren kita sendiri di Lutra tidak bisa kita bantu,” kata Milian dalam unggahan status Facebooknya.

BACA JUGA: Diancam Parang, Suami Bupati Indah Lapor Warga ke Polisi 

Pesantren yang berdiri sejak tahun 1996 itu hingga kini belum pernah tersentuh perhatian yang memadai dari Pemda setempat.

“Bangunan sekolah yang menurut kami sudah sangat tidak layak ini membumbutuhkan renovasi bangunan yang layak,” ujar Milian mengutip pernyataan salah seorang guru yang mengabdi di sekolah tersebut , Sabtu (16/3/2019).

BACA JUGA: Pilkada Luwu Utara Mulai Panas di Facebook

Milian berharap ada pihak-pihak yang peduli dengan kondisi pesantren tersebut yang telah berumur 22 tahun itu.

BACA JUGA: Potret Buram Pelayanan Kesehatan di Daerah Terpencil Luwu Utara

“Kami terkendala biaya. Bagi sahabat yang sudi dan ikhlas menginfakkan sebagaian hartanya untuk pembagunan peletakan pondasi, dengan senang hati kami mengucapkan banyak terima kasih,” harap Milian. (**)

1 Comment

1 Comment

  1. Ichal

    17/03/2019 - 23:09 PM at 23:09

    kan ibu bupati alumni pesantren datok sulaiman
    Tp biar alumni kan itu bukan dana pribadinya melainkan dana rakyat luwu utara jadi harusnya lebih mementingkan rakyat luwu utara dong

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top