BREAKING NEWS
You are here: Home » POLITIK » Selesaikan Konflik Di Lutra, Ini Usul Rajab
Selesaikan Konflik Di Lutra, Ini Usul Rajab

Selesaikan Konflik Di Lutra, Ini Usul Rajab

MASAMBA, LAGALIGOPOS.COM – Persoalan konflik di Luwu Utara memang harus dijadikan sebagai tanggungjawab bersama. Semua pihak harus menjadikan dirinya sebagai bagian dari penyelesaian konflik. Tetapi di dalam tanggungjawab bersama harus ada Penuntun/Pemandu. Tidak akan mungkin tanggungjawab bersama bisa berjalan secara efektif jikalau tidak ada pemandunya.

Hal itu di ungkapkan anggota DPRD Sulawesi-selatan Muhammad Rajab, menanggapi Bupati Luwu Utara yang menyatakan bahwa konflik yang terjadi di Lutra adalah tanggung jawab bersama.

“Disinilah urgensi kepemimpinan daerah dalam hal ini Bupati dan unsur Muspida lainnya. Kalau hanya sekadar menyatakan bahwa ini tanggungjawab bersama, justru semakin mengaburkan peran dari setiap pemangku kepentingan. Seharusnya yang berada di garda terdepan dari penyelesaian konflik ini adalah pemerintah daerah dan jajarannya,” ungkap Rajab kepada Lagaligopos, Ahad (12/10/14).

Coba dibayangkan, lanjut Rajab, konsekuensi dari pemahaman bahwa ini tanggungjawab bersama, pada akhirnya nanti akan saling melempar tanggungjawab. Seharusnya semua unsur bertanggungjawab sesuai dengan porsinya masing-masing.

“Pemerintah dan Muspida lainnya bertanggungjawab pada porsinya, begitupun dengan masyarakat.” Kata Rajab.

Sedangkan mengenai ancaman Bupati untuk mencopot camat jika gagal menyelesaikan konflik, menurut Rajab, itu juga sudah baik, “tetapi faktanya hingga saat ini konflik berlangsung terus tetapi tidak ada realisasi ancaman itu. Bupati harus turun langsung ke TKP untuk melihat dari dekat dan memahami suasana kebatinan dari warganya yg sedang berkonflik.”

Pria kelahiran masamba ini kemudian mengungkapkan beberapa langkah yang bisa dilakukan Pemerintah Lutra terkait konflik berkepanjangan di kabupaten yang ke-dua terbentuk di tana Luwu tersebut.

Pertama, Mendorong dan mendukung aparat penegak hukum untk menegakkan hukum secara adil terhadap pelaku konflik. Beberapa konflik yg berlarut-larut terjadi karena pelaku kriminal tdk diberi sanksi yg tegas sehingga memunculkan ketidakpuasan dalam masyarakat.

Kedua, Pemerintah daerah lewat dana APBD mendorong kegiatan ekonomi produktif untk generasi muda sehingga generasi muda yg pengangguran memiliki aktifitas yg positif sehingga tdk ada waktu lagi untk berkonflik.

Ketiga, Pemerintah Daerah harus melakukan riset sosial terhadap setiap tempat konfluk di lutra, karna setiap tempat konflik memiliki sifat dan karakter sendiri, hasil riset inilah nantinya akan ditemukan akar masalahnya.

Keempat, Pemerintah daerah berkoordinasi dgn pihak Kepolisian untk mencegah peredaran Miras dan Narkoba dan mencegah penggunaan salahnya.

Kelima, Pembinaan agama dan ruhani terhadap kelompok yg berkonflik.

“Yang terakhir, Bupati Lutra harus turun langsung ke tempat konflik untuk melihat secara langsung dan memahami apa yg menjadi keinginan dan harapan masyarakatnya, “ tandas Rajab.

 

Reporter: Fz
Editor: AS

2 comments

  1. Sepakat dg pendapat Muhammad Rajab anggota DPRD Sulsel.Saya sedikit ingin tambahkan bahwa konflik yang sering terjadi di Luwu Utara selama ini juga sangat dibutuhkan peran aktif para tokoh masyarakat,tokoh agama,tokoh pemuda, dalam upaya melakukan pendekatan kepada para pelaku konflik untuk tidak terlarut dalam persoalan konflik yang terjadi dalam wilayahnya. Peran itu harus dibangun atas dasar ketulusan bukan seolah-olah.Tdk ada gunanya kita mengklaim diri sbg tokoh Masyarakat,tokoh agama,tokoh pemuda,bangsawan,kalau tdk mau perduli atau mengambill peran aktif dlm setiap kondisi yg terjadi di wilayah kita masing-masing,jangan kita lalu cepat pesimis dg keadaan,yg penting berbuat dulu sbg wujud kepedulian,persoalan hasil serahkan sama Yang Maha Kuasa.Peran-peran itulah yang akan membuat perubahan.Tdk ada gunanya saling tuding menuding,salah-menyalahkan,klaim-mengklaim,semua itu hanya akan menghabiskan energi dan waktu untuk berbuat. Kalau peran2 yg kt lakukan tdk mampu mencegah,ya paling tidak meminimalisir.Wassalam.

  2. sawerigadingputra

    Konflik sdh berlarut-larut dan menjadi titik klimaks yg terjadi di bone-bone karang-karngn vs kopi-kopi baru-baru ini, yg perlu dilakukan dalam waktu singkat pertama mendirikan pos-pos keamanan disetiap daerah konflik utk meminimalisir terjadinya konflik susulan disetiap daerah konflik , kedua memberi bantuan sekaligus mendata latarbelakang terjadinya konflik utk melanjutkan menyelesaikan masalah baik secara kekeluargaan dan lembaga adat maupun hukum, yg mana melibatkan pemerintah desa, tkoh masyrakat, tokoh agama, tokoh pemuda, polri dan tni yg dituangkan dalam perjanjian DAMAI antara pelaku konflik yg tentunya menpunyai dasar hukum yg kuat bila ada yg melanggar perjanjian ,.. ketiga melakukan tindakan tegas bagi pelaku konflik sebagai efek jera tanpa pandang bulu, keempat menambah personil keamanan dari pihak polri jika perlu ditambh dari pihak TNI, kelima mendesak bupati untuk segera menindak lanjuti perda miras yg distujui oleh DPRD dan mensyahkan yg disertai penandatanganan perjanjian para penjual ballo sekab. luwu utara agar tdk melakukan jual beli minuman ballo yg menghilangkan kesadaran (mabuk) yg berisi sanksi tegas minimal 8 bln penjara denda 20 jt atau lebih dan menutup usahanya jika melakukan penjualan Miras jenis ballo,.. keenam mengagendakan pertemuan 2 minggu sekali atau sebulan peninjauan lokasi konflik utk melihat kondisi daerah konflik agar menjadi perhatian khusus pemda sebagai upaya meredam dan menindaklajuti hasil perjanjian damai, ..ketujuh mengupayakan percepatan pembangunan khusus daerah konflik yg dituangkan dalam APBD thun anggarn 2015 baik fisik , mental ,spiritual IMTAQ (iman danTaqwa) serta pemberdayaan masyrakat sebagia upaya” peningkatan ekonomi masyrakat daerah konflik sehingga tdk terjadi kesenjangan sosial dan pengangguran para pemuda didaerah konflik agar terjalin hidup harmonis dan kekeluargaan yg smakin erat khususnya wilayah luwu utara..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Scroll To Top
Optimization WordPress Plugins & Solutions by W3 EDGE
shared on wplocker.com