BREAKING NEWS
You are here: Home » BERITA PILIHAN » Zidane School Galakkan Gerakan Peduli Lingkungan
Zidane School Galakkan  Gerakan Peduli Lingkungan

Zidane School Galakkan Gerakan Peduli Lingkungan

BELOPA, LAGALIGOPOS.COM – Zidane school terus melakukan sosialisasi gerakan lingkungan dalam menangani persoalan sampah. Gerakan yang mulai dilakukan sejak bulan oktober 2014 ini benama “Gerakan Pungut Dua Sampah Perhari”. Sosialisasi ini bertujuan untuk membudayakan kepedulian lingkungan dengan memungut sampah.

Saat ini ada dua model sosialisasi yang dilakukan oleh Zidane School yaitu melalui jejaring sosial Facebook berupa, anjuran-anjuran memungut sampah, dan melakukan sosialisasi pada tingkat sekolah-sekolah dan perkantoran. Minggu lalu gerakan pungut sampah telah dilaksanakan di tiga sekolah diantaranya SMA II Belopa, SMA I Belopa, MTs Cimpu.

Mazrah Yasir selaku kordinator ketika di konfirmmasi menjelaskan, gerakan ini menjelaskan perlu sebuah langkah yang diawali dari hal-hal kecil yang akan menjadi kebiasaan hingga membudaya. Tak kalah pentingnya adalah sosialisasi terhadap gerakan ini sebagai bentuk merupakan ajakan bagi masyarakat untuk bisa berpartisipasi dan menyampaikan pentingnya menjaga lingkungan dari sampah.

“Sampah bisa menjadi persoalan serius kedepannya, kita mencoba melakukan gerakan ini sebagai usaha menumbuhkan kesadaran masyarakat utamanya anak-anak remaja untuk peduli pada lingkungan mulai dari sekarang apakah itu ajakan melalui jejaring sosial ataupun menggelar kegiatan pungut sampah bersama di sekolah,” kata Mazrah Yasir kepada Lagaligopos, Minggu (25/1/2015).

Selain hal tersebut pemberian pendidikan tentang pentingnya menjaga lingkungan dan bahaya sampah juga menjadi salahsatu muatan dari gerakan yang dirancang oleh Zidane school ini. Dalam setiap sosialisasi di sekolah-sekolah Mazrah sebelum melakukan pemungutan sampah bersama senantiasa mengingatkan hal tersebut.

“Kita juga memberika penjelasan tentang pentingnya menjaga lingkunga dan bahaya sampah seperti sampah plastik yang baru bisa terurai di tanah selama 450 tahun, hal ini jelas dapat merusak tanah”.

Menurut Mazrah saat ini gerakan ini mendapat respon fositif dan sebagai usaha Mazrah juga membuka kemitraan untuk menggalakkan gerakan ini dengan komunitas-komunitas lain yang ingin turut berpastisipasi dalam kepedulian terhadap lingkungan.

“Saat ini banyak yang datang menawarkan diri untuk ikut dalam setiap sosialisasi yang kami lakukan di sekolah-sekolah dan kami juga membangun kerjasama dengan komunitas lain untuk turut serta peduli terhadap lingkungan, yang terpenting adalah dengan membangun kesadaran tentang pentingnya menjaga lingkunga dan ada usaha yang dilakukan unutk membiasakan”.

Untuk gerakan ini Zidane School menyiapkan hadiah bagi para peserta yang telah mengirim foto gerakan pungut sampah sebesar 4.000.000n rupiah. Gerakan ini akan terus berlanjut setelah pungut sampah maka akan ada gerakkan lain yang berhubungan dengan lingkungan. Selain itu Mazrah juga mengharapkan bagi tokoh-tokoh figur di Luwu untuk ikut terlibat dalam usaha menjaga lingkungan dengan tindakan nyata yang sifatnya berkelanjutan.

“Untuk sementara kami fokus pada kalangan pelajar, di jejaring sosial kami juga telah membuat page untuk sosialisasi, selain itu harapan kami kepada tokoh-tokoh di Luwu untuk ikut berpartisipasi karna mereka adalah sosok yang akan diteladani”.

 

Reporter: AC
Editor: AC

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Scroll To Top
Optimization WordPress Plugins & Solutions by W3 EDGE
shared on wplocker.com