BERITA PILIHAN

BEM UNCP Gelar Diskusi Panel Dalam LKM II

Palopo, Lagaligopos.com – Pemuda harus menjadi intelektual historis, yaitu pemuda yang sadar akan sejarah bangsanya sendiri, mengetahui cita-cita besar yang terjadi di setiap fase sejarah.

Hal tersebut dikemukakan Hajaruddin, S.Pd, salah satu pamateri diskusi panel dalam LKM II yang diselenggarakan oleh BEM UNCP,di Aula Kampus II tersebut, selasa (29/10/2013).

“Dengan demikian, diharapkan generasi atau pemuda mampu memahami tujuan bersama yang bersifat jangka panjang, sehingga mengeliminir kepentingan jangka pendek yang kadang bersifat transaksional,” lanjut pria yang juga mantan Presiden BEM UNCP tersebut.

Sementara itu, Panelis lain, Hisma Kahman, SH, yang membawakan materi bertema “Kiprah Perempuan Dalam Kepemimpinan” menuturkan, “Awalnya, kepemimpinan perempuan banyak yang meragukan, namun keraguan itu diatasi dengan keterampilan dan prestasi yang mereka capai,”

“Dengan demikian, persamaan hak laki-laki dan perempuan perlu ditingkatkan dalam segala hal,  terutama dalam kehidupan politik. tentunya hal tersebut tidak akan sia-sia jika perempuan berusaha dengan kemampuannya sendiri, sehingga dapat bersaing dengan kaum pria, tentunya sesuai dengan sifat keperempuanannya,” tutup Hisma.

Kegiatan yang bertajuk “Rekonstruksi Arah Juang Mahasiswa: Tantangan dan Problematika Kemahasiswaan Ditengah Realitas Sosial”, terselenggara atas kerjasama Universitas Cokroaminoto Palopo dengan Badan Eksekutif mahasiswa (BEM) UNCP ini, direncanakan berlangsung selama tujuh hari, yakni tanggal 24 oktober – 30 oktober 2013. 

Abdul Rahman, salah satu peserta, menyambut baik kegiatan tersebut, “adanya kegiatan seperti ini membuat kami lebih cerdas dalam menyikapi wacana yang terjadi disekitar kita, apakah itu politik, lingkungan, dan sebagainya. Misalkan dalam mersepon kebijakan-kebijakan pemerintah, nantinya tidak hanya melalui demonstrasi, tetapi bisa melakukan pembangunan wacana lewat tulisan”.

Rektor UNCP, Dr. Suaedi, S.Pd. M.Si, saat dihubungi lagaligopos mengharapkan, nantinya kegiatan ini bisa menghasilkan mahasiswa yang memiliki pengetahuan kepemimpinan, menjiwai prinsip kepemimpinan, berbuat sesuai karakter pemimpin dalam keseharian serta mampu menjadi pemimpin masa depan yang jujur amanah, cerdas dan visioner.

Senada dengan Rektor, Presiden BEM UNCP, Nirvan Toruela mengatakan, “bukan hanya sekadar menerima sertifikat, para peserta dari kegiatan ini kami harapkan juga turut serta menjaga stabilisasi pemerintahan, khsususnya di luwu raya, serta kemudian bisa menjadi pemimpin baik dalam kampus, ataupun ketika diluar nanti”. (Fz)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

To Top