HUKUM

Pihak THM Kerahkan Preman Kacaukan Hearing Di DPRD Palopo

Palopo, Lagaligopos.com – Kebrutalan preman kembali memakan korban. tak tanggung-tanggung, kali ini mereka memukuli salah seorang anggota TNI dan sejumlah mahasiswa. Diduga, Preman-preman itu dimobilisasi oleh salah satu pengelola THM di kota Palopo.

Kamis siang (30/01/2014), Pengurus Besar Ikatan Pelajar Mahasiswa Indonesia Luwu (PB IPMIL) Raya melakukan dialog dengan pengelola THM, DPRD, serta pihak terkait untuk mengevaluasi keberadaan THM di Kota Palopo. Namun kegiatan tersebut berujung ricuh.

Menurut mahasiswa yang berada dilokasi, pasca diskusi dengan pihak terkait selesai, para mahasiswa beranjak ke lobi gedung DPRD. Lalu sekitar 20 pria berpenampilan preman menghampiri dan memukuli para mahasiswa.

“Ada yang berambut cepak, ada yang gondrong, memakai anting, serta berpakaian urakan,” ujar Rival, salah satu perwakilan mahasiswa yang ditemui Lagaligopos.

“Kami kemudian berhamburan, kami yang berjumlah sekitar 10 orang dipukuli dan dikejar oleh mereka.” Jelasnya lagi.

Selain memukuli mahasiswa, tambah Rival, preman-preman tersebut juga memukuli salah satu anggota TNI.

“Yang dipukul tadi adalah Intel kodam,” ujar salah seorang mahasiswa. Dari informasi yang dikumpulkan lagaligopos, anggota TNI tersebut bernama Serda Herman Kamal.

Menurut Asri, Salah seorang peserta hearing yang menyaksikan langsung ditempat kejadian, yang memukuli aparat dan mahasiswa merupakan preman-preman dari salah satu THM di kawasan labombo, “mereka preman dari Marcopolo”.

Komandan Distrik Militer (DANDIM) Sawerigading saat dihubungi lagaligopos, nomor selulernya sedang tak aktif, sedangkan Benny, salah satu pengelola THM dikota Palopo saat ditelepon, nomor sedang sibuk. (Fz)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

To Top