BREAKING NEWS
You are here: Home » BERITA TERKINI » Serapan Anggaran Lemah, Pemilar Minta Bupati Indah Move On
Serapan Anggaran Lemah, Pemilar Minta Bupati Indah Move On

Serapan Anggaran Lemah, Pemilar Minta Bupati Indah Move On

MASAMBA, LAGALIGOPOS.COM – Ketua Umum PP PEMILAR  Muh. Husain Adam meminta Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani agar segera Move On dan memperbaiki lesunya sektor perekonomian daerah.

Dari hasil kajian yang dilakukan PEMILAR, penyerapan anggaran belanja pemerintah secara keseluruhan dalam triwulan III saat ini berada di kisaran angka 25%, Jika melihat total alokasi APBD tahun 2016 yang mencapai angka 1,2 Triliun, serapan anggaran sangat terbilang lamban dan jauh dari target, yang seharusnya mendekati pada angka 48% diawal triwulan III ini.

“Berdasar laporan dari beberapa SKPD Luwu Utara, yang paling mencolok adalah sektor perekonomian. Bidang ini sangat lemah dan lesu,” kata Adam kepada Lagaligopos, Rabu (3/8/2016).

Selain itu, Adam menilai politik kepentingan kepala daerah merupakan salah satu faktor lemahnya penyerapan anggaran. Bahkan, program-program yang menggunakan anggaran APBD dilakukan atas kepentingan politik. “Cara-cara seperti itu mengakibatkan pembelanjaan anggaran tidak dilakukan secara teratur sesuai program pembangunan karena anggaran selalu disesuaikan dengan keinginan kepala daerah,” ujarnya.

Padahal Presiden Jokowi sudah mengatakan, “Kita ini ada duit, kementerian ada duit, daerah ada duit. Tinggal membelanjakan uang itu, tapi mengapa tidak bisa cepat?” kata Adam.

Adam menambahkan faktor lain yang mempengaruhi melemahnya serapan anggaran ialah karena efek Pilkada. “Surat edaran MENPAN Nomor 2 Tahun 2016 tentang Penggantian Pejabat Pasca Pilkada bahwa kepala daerah yang baru saja dilantik tidak boleh mengganti pejabatnya atau melakukan mutasi dalam jangka waktu enam bulan.  Ini tak dihiraukan dan dipatuhi Bupati terpilih dengan mengganti beberapa Kepala Dinas dibulan dua. Kebijakan kemarin itu sangat dipaksakan, sehingga ada beberapa kadis yang mengundurkan diri dan pada akhinya program kerja SKPD mandek”.

“Bupati harus berhenti “Pintar”, tapi harus Cerdas untuk segera merangkul kembali juga berkonsolidasi di tataran birokrasi maupun dalam tataran elit Politik Luwu Utara. Ini yang ia tidak lakukan diawal,” tutup Adam.

Reporter: Rima Tumbo
Editor: Rima Tumbo

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Scroll To Top
Optimization WordPress Plugins & Solutions by W3 EDGE
shared on wplocker.com