BREAKING NEWS
You are here: Home » LINGKUNGAN » Sungai Rongkong Memprihatinkan, Warga Desak Pemda Lakukan Normalisasi
Sungai Rongkong Memprihatinkan, Warga Desak Pemda Lakukan Normalisasi

Sungai Rongkong Memprihatinkan, Warga Desak Pemda Lakukan Normalisasi

MASAMBA, LAGALIGOPOS.COM – Melihat kondisi sungai yang sangat memprihatinkan, puluhan warga yang tinggal di bantaran Sungai Rongkong di Kecamatan Sabbang, Kabupaten Luwu Utara (Lutra) mendatangi Gedung DPRD untuk mendesak pelaksanaan normalisasi Daerah Aliran Sungai (DAS) Rongkong.

“Kami hanya meminta langkah pasti dari Pemkab Lutra, karna kondisi yang ada sekarang di bantaran sungai sudah sangat memperihatinkan. Apalagi saat ini curah hujan tinggi, disaat banjir aliran air sungai makin melebar dan mulai mengikis hingga ke daerah pemukiman,” kata Hasim Bagoe, warga bantaran sungai Rongkong, Rabu (06/5/15).

Menurutnya, warga berharap agar segera dilakukan normalisasi DAS Rongkong karena selain mengancam pemukiman warga yang ada dibantaran juga rawan merobohkan tiang jembatan dan sarana umum lainnya yang berada tidak jauh dari DAS, seperti Pasar Sabbang.

“Kalau tidak segera dilakukan normalisasi DAS Rongkong, rawan air sungai merobohkan jembatan dan merusak sarana umum berupa pasar Sabbang,” ujarnya.  

Sementara itu, Kepala Bappeda Lutra, Bambang Irawan mengatakan untuk mengatasi permasalahan Sungai Rongkong Pemkab Lutra akan terus melakukan pengerukan sungai.

“Untuk saat ini tindakan yang bisa kita lakukan untuk memperkecil dampak luapan Sungai Rongkong hanya sekedar pengerukan saja, karena untuk berbuat lebih jauh lagi seperti menanggulangi kerugian kerusakan dari banjir ini kita terkendala dengan anggaran,” katanya.

Senada, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Lutra, Mukhtar Jaya mengatakan Pemkab Lutra sudah sering melakukan berbagai upaya untuk mengurangi kerugian akibat banjir Sungai Rongkong. Namun karena terkendala dengan Anggaran sehingga hanya bisa melakukan sebatas pada pengerukan.

“Bahkan tiap tahunnya kita sudah menganggarkan alokasi anggaran untuk penanggulangan bencana Banjir. Namun itu kita akui masih belum cukup. Sebenarnya untuk tindak lanjut lebih besar terhadapat DAS Rongkong adalah kewenangan Balai Besar DAS Jeneberang dan pemerintah pusat,” ujarnya.

Reporter: Ai

Editor: Rival Pasau

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Scroll To Top
Optimization WordPress Plugins & Solutions by W3 EDGE
shared on wplocker.com