METRO

Dana Bansos Luwu Dipotong 1 Juta per Rumah

Belopa, Lagaligopos.com – Dana Bantuan Sosial (Bansos) bedah rumah kembali dipermasalahkan. Setelah diduga terjadi pembagian dana Bansos yang tidak merata dalam satu desa, kini dana yang digunakan untuk memperbaiki rumah masyarakat miskin itu kembali mendapat masalah baru.

Salahsatu masyarakat berinisial H (37) mengatakan bahwa terjadi pemotongan anggaran bedah rumah itu.

“Pembagian dana Bansos oleh pengurusnya rata-rata dipotong 1 juta setiap rumah, itu banyak terjadi, seperti di desa Tallangbulawang Kecamatan Bajo ada perbedaan, karna kelompoknya protes maka diberilah Rp9.000.000,” katanya. Bapak itu melanjutkan, “Sementara kelompok yang tidak protes hanya diberi Rp8.800.000, silahkan cek saja di desa-desa yang dapat bantuan Bansos ini, kebanyakan dipotong sebanyak 1 juta dari 10 juta yang semestinya diperuntukkan untuk setiap rumah”.

Sementara itu salahsatu warga di desa Tallangbulawang yang tidak ingin disebutkan namanya mengatakan, “kami diberi dana katanya sekian juta, dan dalam pembelian bahan-bahan bangunan dilakukan oleh pengurus. Namun kami tak pernah diperlihatkan nota pembelian sehingga kami tak tahu apakah betul uang pembelian bahan yang kami terima sudah sesuai dengan dana bantuan yang mestinya kami terima,” imbuhnya.

Hal senada juga diungkapkan oleh H (37), “karna masyarakat hanya dibelikan dan tak pernah diperlihatkan nota pembeliannnya maka banyak bahan bangunan yang tak jelas harganya bahkan ada yang tidak cukup untuk sebuah rumah”. (Baca Juga: Dana Bansos Luwu Diduga Bermasalah, Kadis Sosial Sulit Ditemui).

Selain itu Kadis Nakertransos yang coba dikonfirmasi di kantornya kembali tak bisa ditemui dengan alasan tak ada di tempat. Sudah satu minggu lebih coba dikonfirmasi namun sulit ditemui. (Ac)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

To Top