BREAKING NEWS
You are here: Home » BERITA PILIHAN » MSF Akan Komitmen Kawal Dunia Pendidikan di Kota Palopo
MSF Akan Komitmen Kawal Dunia Pendidikan di Kota Palopo

MSF Akan Komitmen Kawal Dunia Pendidikan di Kota Palopo

PALOPO, LAGALIGOPOS.COM – Multi Stakholder Forum (MSF) menyampaikan komitmen kepada Kadis Pendidikan Palopo Akram Risa hari ini, Selasa (03/1/2015) di ruang kerjanya. Komitmen ini merupakan tindak lanjut hasil Lokakarya Penguatan Partisipasi Masyarakat Dalam Tata Kelola Program Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) yang dilaksanakan oleh Bappeda dan USAID-Kinerja di kantor Bappeda Palopo pada 28-29 Januari lalu.

MSF yang terdiri atas dewan pendidikan, LSM, Kepala sekolah, Media, PGRI, Dinas pendidikan, Bappeda menyusun komitmen besama dalam RTL diantaranya: Pembentukan forum peduli pendidikan kota Palopo (MSF), Menghitung ulang BOSP kota Palopo, Mengawasi implementasi BOSP kota Palopo, Mendorong Dinas Pendidikan untuk menerbitkan regulasi pendidikan terkait BOSP.

Beberapa waktu lalu Muntajid Billah selaku senior Governance Advisor USAID-Kinerja menjelaskan tujuan lokakarya BOSP ini untuk memberi penjelasan terkait tehnis dalam penyusunan evaluasi, perencanaan, penyusunan, hingga pengawasan implementasi anggaran BOSP. Sehingga arah BOSP memberi hak-hak peserta didikan untuk mendapatkan pendidikan. Peningkatan pelayanan, tata kelola, dan pengawasan pendidikan mengarah kepada kebutuhan pendidikan yang layak bagi peserta didik.

“Dalam lokarya ini bukan hanya membahas tentang penyusunan anggaran namun menyangkut semua aspek, termasuk dalam menganalisa kebutuhan sekolah,” kata Muntajid.

Menurut Muntajid, Palopo dengan visi pendidikan universal harus memenuhi standar minimum pelayanan. Dengan adanya tatapa kelola pendidikan yang baik maka hal tersebut bisa di capai. Dibeberapa tempat masih ditemukan banyaknya persoalan dan pelanggaran tentang anggaran yang bisa menjadi salahsatu faktor rendahnya mutu pendidikan.

“Besarnya anggaran pendidikan tanpa adanya tatakelola yang baik dapat mengganggu mutu pendidikan hingga imbasnya senantiasa dirasakan oleh peserta didik”.

Selain itu anggaran BOSP di rasa perlu untuk dilakukan penghitungan ulang oleh MSF karna selisih kekurangan BOSP harus di penuhi oleh pemkot Palopo. Utamanya sekolah menengah atas seperti SMA, SMK, MA setiap jurusan memiliki kebutuhan yang berbeda sesuai dengan kebutuhan siswa di masing-masing jurusan.

Sementara itu Kadis Pendidikan kota Palopo menyambut baik keberadaan forum pendidikan kota Palopo yang mengalang semua unsur penduli pendidikan, hingga diharapkan dapat meningkatkan pelayanan dan tatakelola pendidikan di kota Palopo. Dalam tahun Pemkot Palopo telah menganggarkan lebih dari 60% untuk pendidikan.

“Harapan saya dengan adanya forum ini dapat memberi masukan dalam bidang pendidikan termasuk isu-isu pendidikan di masyarakat dapat menjadi masukan pada dinas pendidikan melalui forum ini”.

Reporter: AC
Editor: AC

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Scroll To Top
Optimization WordPress Plugins & Solutions by W3 EDGE
shared on wplocker.com