BERITA PILIHAN

Selama Dirawat, Hamka Hidayat Selalu Meneteskan Air Mata

Tepat pukul 16.30 Wita, jenasah Hamka Hidayat Anggota DPRD Provinsi sulsel dari partai Demokrat tiba di rumah duka desa Pattedong kecamatan Ponrang selatan, Sabtu (09/5/15)

BELOPA, LAGALIGOPOS.COM – Rumah kediaman almarhum Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan dari Partai Demokrat Hamka Hidayat di desa Pattedong kecamatan Ponrang selatan sudah di datangi keluarga kerabat.

Tampak juga hadir  Wakil DPRD Palopo Islamuddin, Ketua Demokrat Syukur bijak, dan anggota DPRD provinsi Sulawesi Selatan partai PKB Irwan Hamid, ketua KPU Palopo Haedar Jidar, ketua AMAN Tana Luwu raya Batak manurung, dan beberapa rekan Hamka di selama berkuliah juga mulai berdatangan.

Tepat pukul 16.30 jenasah almarhum tiba di rumah duka desa Pattedong kecamatan Ponrang selatan. Sebelumnya ratusan orang telah menunggu di rumah duka. Jenasah yang diantar dengan mobil ambulans ini disambut tangisan oleh pihak keluarga. Arus lalu lintas jalan trans sulawesi di depan rumah duka sempat macet selama beberapa menit

Hamka Hidayat (42) wafat di RS Wahidin Makassar pada Sabtu 9 mei pagi tadi sekita pukul 06.40 Wita. Sebelumnya Hamka di rawat di RS Vale Soroako selama 2 hari kemudian di rujuk ke RS Wahidin Makassar dan di rawat selama 5 hari.

Hamka merupakan anak ke-5 dari delapan bersaudara meninggalkan seorang istri Sirnayanti (28) dan dua orang anak Qhinan (5) dan Akhtar zaki (2).

Menurut adik bungsunya, Inayah hidayat, almarhum rencananya akan dimakamkan sore ini namun atas permintaan keluarga di Bandung maka besok pagi sekitar jam 10 baru akan dimakamkan di Pekuburan To’balo Desa Pattedong kecamatan Ponrang selatan.

“Rencananya sore ini namun masih ada keluarga yang ditunggu dari Bandung, jadi besok baru bisa di makamkan,” kata Inayah.

Inayah menambahkan, Hamka Hidayat memang memiliki riwayat  kesehatan sakit pada lever, magh, dan yang parah adalah jantung dan paru-paru. Menurut dokter paru-paru Hamka sudah mengalami inveksi dan terdapat penyumbatan pembuluh darah di jantung.

Hamka dikalangan keluarganya dikenal sebagai sosok yang baik, bijaksana, sederhana dan berjiwa sosial yang tinggi. “Dia sangat baik pada keluarganya bahkan saking tinggi jiwa sosialnya dia biasa melebihkan orang lain.”

Tante Hamka yang sempat menjenguk di RS Vale Soroako juga mengatakan bahwa selama di rawat di RS Vale Hamka selalu mengeluarkan air mata. “Selama di rawat di RS Vale dia sulit untuk berbicara, hanya mengeluarkan air mata.”

Selama di rawat hingga wafatnya menurut keluarga Hamka Hidayat tidak meninggalkan pesan apa-apa.

 

Reporter: Acep Crisandy

Editor: Rival Pasau

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top