JAKARTA, LAGALIGOPOS.COM – Fraksi Partai Gerindra di Komisi II DPR RI secara resmi menyatakan dukungannya terhadap usulan pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) Provinsi Luwu Raya.
“Dukungan ini merupakan komitmen nyata partai dalam mempercepat pemerataan pembangunan dan mendekatkan pelayanan publik bagi masyarakat di wilayah Sulawesi Selatan,” ucap bapak Longki Djanggola, Anggota Komisi II DPR RI Fraksi Partai Gerindra, Rabu (18/2/2026)
Dalam pertemuan tersebut Perwakilan Bada Pekerja Pembentukan Daerah Otonomi Baru Provinsi Luwu Raya yang di wakili Bapak Darwis Ismail selaku Ketua Badan Pekerja menyampaikan Pemekaran Provinsi Luwu Raya merupakan kebutuhan mendesak bagi Masyarakat, dan Luwu Raya memiliki skor kelayakan yang tinggi dan kemandirian ekonomi yang menjanjikan, baik potensi besar seperti di sektor Pertambangan nikel, emas, perkebunan dan pertanian.
Dukungan ini juga datang dari Pemerintah Bupati/Wali Kota dan Anggota DPRD Sekabuapaten Luwu Raya dengan adanya penyerahan dokumen persetujuan bersama dan surat dari kedatuan Serta dukungan dari Anggota DPR Provinsi Sulsel dapil Luwu-Raya.
Anggota Komisi II DPR RI Bapak Azis Subekti menegaskan bahwa aspirasi masyarakat Luwu Raya telah menjadi catatan penting dalam agenda perjuangan fraksi. Sebagai langkah konkret, tim dari Komisi II DPR RI dijadwalkan akan melakukan kunjungan kerja spesifik ke wilayah calon pemekaran dalam waktu dekat.
Adapun Poin Utama Dukungan Fraksi Gerindra dalam pertemuan tersebut adalah:
- Pemerataan Ekonomi: Melihat potensi Sumber Daya Alam (SDA) yang melimpah, pemekaran dinilai akan mempercepat pertumbuhan ekonomi lokal dan menciptakan lapangan kerja baru.
- Pendekatan Pelayanan: Luasnya wilayah saat ini menghambat akses masyarakat terhadap administrasi pemerintahan; Provinsi Luwu Raya adalah solusi atas kendala geografis tersebut.
- Kedaulatan Wilayah: Memperkuat posisi strategis wilayah Luwu dalam konstelasi pembangunan nasional.a
- Akselerasi Kebijakan: Mendorong pemerintah pusat terutama melalui jalur diskresi Presiden sebagaimana diusulkan Masyarakat melalui DPR RI, agar moratorium pemekaran dapat dibuka secera selektif untuk wilayah strategis nasional seperti Luwu Raya
”Kami di Fraksi Gerindra memandang aspirasi masyarakat Luwu Raya bukan sekadar tuntutan administratif, melainkan kebutuhan mendesak untuk keadilan sosial. Kami tidak hanya mendukung di atas kertas, tapi akan turun langsung ke lapangan untuk meninjau kesiapan dan menyerap langsung aspirasi rakyat,” ujar juru bicara Fraksi Gerindra Komisi II.
Agenda Kunjungan Lapangan
Kunjungan mendatang bertujuan untuk melakukan verifikasi faktual terhadap kesiapan infrastruktur, potensi wilayah, dan dukungan administratif di daerah calon ibukota provinsi. Hasil dari kunjungan ini akan menjadi bahan pertimbangan utama dalam pembahasan regulasi pemekaran di tingkat pusat.
Fraksi Gerindra berharap langkah ini menjadi sinyal positif bagi seluruh tokoh masyarakat, pemuda, dan pemerintah daerah di Luwu Raya bahwa perjuangan menuju provinsi baru kini mendapat pengawalan serius di Parlemen.
Fraksi Gerindra berkomitmen untuk terus mengawal proses ini hingga cita-cita Masyarakat Tana Luwu Tercapai tutup Bapak Azis Subekti dalam pertemuan. (Wais)