HUKUM

Gugatan Sul Arrahman ke DKPP Minta 4 Komisioner KPU Luwu Dipecat

BELOPA, LAGALIGOPOS.COM – Gugatan Sul Arrahman ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) meminta agar 4 komisioner KPU Luwu dipecat.

“Intinya pecat komisioner (KPU Luwu), bisa 4 orang (komisioner)” ujar salah seorang dari pihak Sul Arrahman yang tidak mau disebutkan namanya saat dihubungi Lagaligopos melalui aplikasi pesan WhatsApp, Rabu (29/5/2019).

Dia tak menyebut lebih lanjut 4 nama komisioner yang dimaksud.

Dia menambahkan, gugatan Sul Arrahman tersebut terkait dengan dugaan kecurangan yang terjadi di TPS 04 Desa Tallang Bulawang, Kecamatan Bajo.

BACA JUGA:

Diduga Terjadi Kecurangan Masif, Panwaslu Bajo Rekomendasikan Pemungutan Suara Ulang di TPS Tallang Bulawang

Bawaslu Luwu Proses Dugaan Tindak Pidana Pemilu di TPS 04 Tallang Bulawang

Mantan Caleg PAN Ngamuk, Ketua KPU Luwu Diteriaki Perampok

Menurut pihak Sul Arrahman, diduga dan ada bukti kuat campur tangan komisioner KPU Luwu dalam upaya mencegah terjadinya pemungutan suara ulang di TPS tersebut.

“Pernah ketua PPK kasih keluar surat rekomendasi kalau tidak bisa dilakukan PSU. Surat itu keluar diduga atas perintah salah satu komisioner,” ujarnya.

Lagaligopos coba mengkonfirmasi gugatan ini kepada Ketua KPU Luwu, namun hingga berita ini diturunkan pesan yang dikirim belum dibalas.

Sebelumnya diberitakan, Panwaslu Kecamatan Bajo merekomendasikan agar dilakukan Pemungutan Suara Ulang di TPS 004 Desa Tallang Bulawan.

Diduga, telah terjadi kecurangan masif di TPS tersebut, seperti intimidasi oleh oknum aparat desa dan menyampaikan bahwa Caleg lain (selain yang dia dukung) tidak boleh dapat suara didesanya.

Bahkan dari informasi yang beredar, diduga ada wajib pilih yang sedang berlayar sekitar 11 orang tapi hak suara mereka digunakan. Ini dibuktikan dengan jumlah kertas suara yang terpakai 100 persen, termasuk surat suara cadangan.

Pencoblosan dilakukan oleh oknum aparat desa, yang diduga atas perintah dari oknum tertentu.

Tak hanya itu, diduga ada juga upaya pihak-pihak tertentu untuk menutupi kasus ini melalui intimidasi ke Pengawas Pemilu. (En)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top