POLITIK

Ketua DPR RI Marzuki Alie: Luwu Tengah Tinggal Tunggu Waktu Saja

Jakarta, Lagaligopos.com – Ketua DPR RI Marzuki Alie mendukung pemekaran Luwu Tengah. Dalam kunjungannya ke redaksi Fajar Media Center (FMC) di Jakarta, kemarin, Marzuki menyatakan jika secara geografis Luwu Tengah bersama Bone Selatan itu sudah sangat layak dimekarkan.

“Saya pernah berkunjung ke Bone Selatan, tetapi tidak ke Luwu Tengah, namun keduanya saya anggap sudah sangat pantas dimekarkan karena akses pelayanan sangat jauh dari ibukota provinsi dan kabupaten,” ungkapnya.

Persoalan tidak masuknya Luwu Tengah kedalam 65 DOB yang disetujui DPR untuk selanjutnya dilakukan pembahasan di komisi dan Baleg, itu kata Marzuki tinggal waktu saja. “Masa kerja DPR masih beberapa bulan lagi kok. Apalagi dengan berkas Luteng yang sudah rampung, saya yakin bisa masuk melalui jalan hak inisiatif DPR,” jelasnya.

Bagi daerah yang ingin dimekarkan, lanjut Marzuki memang ada beberapa kriteria yang telah ditetapkan pemerintah. Diantaranya, daerah tersebut memiliki banyak hutan lindung, rawan gempa/ bencana alam, memiliki potensi SDA yang melimpah, serta daerah tersebut berada diperbatasan dan mengancam keutuhan NKRI.

Kedepan persoalan pemekaran pemerintah telah menetapkannya dalam grand desain DOB. Tetapi sampai sekarang itu masih  belum disahkan masih bagian dari RUU Pemda. “Dengan grand desain ini nantinya DOB yang minta dimekarkan akan dapat dilihat potensinya apakah layak atau tidak,” sebutnya.

Kita berharap, jangans ampai DOB tersebut dimekarkan justru akan menambah kantong-kantong kemiskinan baru di Indonesia. Jangan sampai memiskinkan daerah induk pasca mekar. Hal inilah kenapa pemerintah dan DPR berhati-hati melakukan pemekaran.

Untuk Luteng, Insya Allah bisa dimekarkan sebelum masa kerja dewan berakhir tahun depan. Untuk itu, semua pihak di sana bisa bersama-sama mendukung dan mengikuti persyaratan yang sesuai UU,” tandasnya.(fmc)

 

Sumber: Rakyatsulsel.com

2 Comments

2 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published.

To Top