LINGKUNGAN

Tidak Ganti Rugi Tanah, PT Masmindo Miskinkan Masyarakat Latimojong

Belopa, Lagaligopos.com – Rencana perusahaan tambang emas PT. Masmindo Dwi Area yang hanya akan memberi kompensasi tanaman tumbuh yang berada dikebun masyarakat disekitar wilayah tambang mendapat keritikan dari LSM Lembaga Lestari Alam (L2A) Luwu. Menurut Ikbal Daut, Direktur LSM tersebut, hal itu sangat beresiko menimbulkan konflik sosial dan merugikan masyarakat secara ekonomi. (Baca: PT Masmindo Tidak Ganti Rugi Lahan Masyarakat).

“Jika lahan warga yang harus diambil untuk lokasi tambang dengan kompensasi tanam tumbuh maka akan menyebabkan masyarakat kehilangan lahan garapan sebagai sumber ekonomi,” kata Ikbal kepada Lagaligopos, Senin (23/6/14).

Menurut Ikbal, banyak masyarakat yang akan kehilangan sumber ekonomi karena persentase jumlah tenaga kerja sekitar 800 pekerja tidak sebanding dengan persentase jumlah masyarakat.

“PT. Masmindo mengatakan persentase pekerja adalah 3% asing, 10% nasional, 87% lokal dari ±800 pekerja, nah.., sekarang ada berapa jumlah penduduk yang lahan garapan ekonominya dialih fungsikan jadi tambang apakah sesuai, hak itukah yang harus di pikirkan pihak tambang, termasuk Pemda Luwu.”

Tambang apapun bentuknya harus lebih mengedepankan kesejahteraan masyarakat. Mustahil tambang akan memperkerjakan masyarakat yang buta terhadap hal-hal teknis pertambangan.

“Jika tambang telah mengambil lahan garapan masyarakat yang selama ini menghidupi mereka maka masyarakat akan menganggur, bagaimana cara mereka bertahan hidup?, kecuali ada komitmen Masmindo untuk menghidupi mereka selama tambang ada. Jika solusinya adalah memeperkerjakan maka harus diperhatikan kapasitas masyarakat apakah bisa kerja ditambang yang bersifat teknis,” ucap Iqbal.

Iqbal juga menambahkan bahwa selain pihak tambang, tugas besar menanti Pemda Luwu, DPRD Luwu dalam memikirkan masa depan perekonomian masyarakat di Kecamatan Latimojong dikarnakan keberadaan tambang.

“Hal ini perlu di pikirkan secara serius, bukan hanya Masmindo tapi juga Pemda Luwu dan Anggota DPRD Luwu, perlu diingat PT. Masmindo sebagai pelaksana, Pemda dan DPRD Luwu sebagai fungsi kontroling harus memikirkan dan merencanakan secara baik apa yang akan terjadi kedepan pada masyarakat yang lahan garapan mereka akan hilang,” tandasnya.

 

Reporter: AC
Editor: AS
3 Comments

3 Comments

  1. Opu (orang pusing)

    24/06/2014 - 22:47 PM at 22:47

    perampok kekayaan alam berkedok tambang..

  2. axel

    02/12/2014 - 15:08 PM at 15:08

    kalau butuh data2 tambang emas PT.Masmindo yang cuma mencaplo tanah masyarakat tanpa ada kompensasi ganti untung seharusnya ditutup saja, karena tanah adat itu masyarakat mau pake berkebun untuk anak cucunya, dan pemerintah sekarang jangan hanya diam saja tanah masyarakat adat di obrak abrik se enak udelnya… kalau lagaligo pos mau data pt.masmindo rante balla yang akurat ada semua di saya.

  3. Amin

    08/12/2014 - 15:34 PM at 15:34

    Axel.., kalo memang punya data, kenapa tidak kirim saja ke email lagaligopos perlihatkan pada lagaligopos

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Populer

To Top